Copernicus Dan Galileo Menegaskan Kebenaran Al-Qur'an
AkuIslam.ID - Dulu, kaum Gereja Romawi menentang pendapat bahwa bumi itu bulat.
Karena, hal itu bertentangan dengan Al-Kitab. Namun, Copernicus (w 1543) dan Galileo (w 1642) menentang hal itu.
Mereka berpandangan bahwa bumi itu bulat. Namun, jauh hari sebelum kedua fisikawan itu muncul, al-Qur'an lebih dulu berbicara mengenai hal itu.
Hal ini dapat dilihat dalam penjelasan QS. AZ-Zaariyaat: 48, QS. An-Nuh: 19 dan QS. Az-Zumar: 5.
Namun, uniknya, meskipun bumi itu bulat, al-Qur'an menyebutnya bahwa bulatnya itu tidak benar-benar bulat.
Hal ini juga dibenarkan secara ilmiah (QS. An-Nazi'aat: 30).
![]() |
| Ilustrasi |
Karena, hal itu bertentangan dengan Al-Kitab. Namun, Copernicus (w 1543) dan Galileo (w 1642) menentang hal itu.
Mereka berpandangan bahwa bumi itu bulat. Namun, jauh hari sebelum kedua fisikawan itu muncul, al-Qur'an lebih dulu berbicara mengenai hal itu.
Hal ini dapat dilihat dalam penjelasan QS. AZ-Zaariyaat: 48, QS. An-Nuh: 19 dan QS. Az-Zumar: 5.
Namun, uniknya, meskipun bumi itu bulat, al-Qur'an menyebutnya bahwa bulatnya itu tidak benar-benar bulat.
Hal ini juga dibenarkan secara ilmiah (QS. An-Nazi'aat: 30).

No comments for "Copernicus Dan Galileo Menegaskan Kebenaran Al-Qur'an"
Post a Comment